Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia. Sejauh manakah psikologi mempelajari tingkah laku manusia? Sejauh-jauhnya selama topik yang dibicarakan berhubungan dengan manusia! Bukan saja yang kelihatan, melainkan juga yang tidak kelihatan, yang sering dikenal dengan ’ketidaksadaran’. Ketidaksadaran lebih banyak dibicarakan dalam aliran psikoanalisis.
Freud menganalogikan ketidaksadaran sebagai sebuah gunung es. Puncak gunung es yang dapat kita lihat (kesadaran manusia) sebenarnya hanyalah bagian kecil dari keseluruhan gunung es yang tidak terlihat dibawah permukaan air (ketidaksadaran manusia). Ingatlah peristiwa Titanic yang menabrak gunung es, sebetulnya kapal tersebut telah berhasil mengelak dari gunung es yang terlihat, namun bagian bawah kapal ternyata menabrak bongkahan es besar yang tidak terlihat dibawah permukaan air. Begitulah alam ketidaksadaran manusia, unseen, unconscious but big yet powerful.
Now the question will be à how powerful is our unconsciousness? Well, at least it is powerful enough to make you do things you actually do not want to do (refer to Insting Kematian Manusia), powerful enough to manipulate our mind of hating self to hating others (refer to The Shadow), powerful enough to hide our True SELF from us.
Ketidaksadaran adalah kekuatan yang besar dalam diri kita. Kebanyakan didalamnya adalah hal-hal yang tidak kita inginkan, hal-hal yang kita benci, hal-hal tidak menyenangkan yang direpresi, dilupakan. Namun dilain pihak ketidaksadaran juga menyimpan suatu harta karun yang jika ditemukan dapat mengantarkan manusia kepada ’pencerahan’ hidup ketika seorang manusia semakin mendekati Self (dengan kapital S) dan dapat menyeimbangkan conscious-unconscious. Untuk itu, seorang manusia harus mengenali dirinya terlebih dahulu.
Menurut Jung, manusia memiliki collective unconsciousness yaitu sebuah ketidaksadaran kolektif, sebuah ingatan masa lalu yang terbawa sejak kita lahir. Ingatan-ingatan itu berisi primordial image (gambaran2 jadul) yang dinamakan archetype. Sebelum melanjutkan tulisan ini, kita harus mengerti konsep archetype terlebih dahulu. Archetype adalah tema-tema yang ada didalam kehidupan manusia. Tema ini mungkin bisa disejajarkan dengan ide Plato mengenai dunia ide. Archetype bisa berupa The Hero, Mother, The Wise Old Man, Anima, ataupun The Shadow.
Jung menyadari ketidaksadarannya berisi archetype ketika pada suatu hari ia sedang mengalami kegundahan didalam hati, ia merenung dan didalam renungannya ada seorang bijak yang memberikan nasihat kepada dirinya, ia menamakan orang tersebut Filemon. Ia merasa Filemon bukanlah dirinya, walaupun jelas sekali bahwa Filemon memberikan nasihat melalui dirinya didalam kesadaran maupun ketidaksadarannya. Kemudian Jung menyadari bahwa orang-tua-yang-bijak ini adalah ingatan kolektif dirinya (ketidaksadaran archetype) mengenai sebuah tema The Wise Old Man. Mungkin kita juga menemuinya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dulu ketika saya mengalami stress yang cukup mendalam, mencoba mencurahkan isi hati pada seorang pecandu berpendidikan rendah, and what a surprise, she could gave me the best answer I could ever thought that time! Dalam peristiwa ini, teman saya itu mengeluarkan tema Wise Old Man dari ketidaksadarannya. Sampai-sampai ia berkata, ’ga nyangka juga bisa keluar dari mulut orang yang suka ineks haha.’
We all have those qualities! Suatu kualitas keseimbangan. Seandainya saja kita mencoba untuk lebih aware akan keberadaannya, kita bisa menemukan harta dalam diri. Persona vs Shadow (’kebaikan’ vs ’keburukan’). Anima vs Animus (feminin vs maskulin).
Ternyata keseimbangan ini juga ditemukan didalam literatur dan cerita-cerita masa lalu. Misalnya saja konsep utama dalam Tao yang menggambarkan keseimbangan, Yin Yang. Atau cerita Mahabarata yang mengisahkan pertempuran kebaikan dan kejahatan yang tak pernah berakhir. Begitu pula lah manusia. Mencoba mengerti ketidaksadarannya sebagai salah satu cara menyeimbangkan hidup. Mengenal dan mengerti adanya ‘the opposite’ dari setiap sisi, menjadikan seseorang lebih menghargai kehidupannya. ^^ Sederhananya, ’kita tidak akan pernah menghargai hadirnya seseorang dalam hidup ini jika kita belum pernah merasakan perpisahan’. Kita tidak akan mengenal diri secara utuh jika kita tidak mengenali ketidaksadaran kita.
“We all have the qualities of balance. Awareness of both sides can deliver us to what is called The True Self. Sharpen your consciousness and travel to the unlimited world of YourSelf, OurSelf – for we share the same heritance!”
2010/05/20
The Tao of Psychology
Inside and Outside
They need each other
No black without white
No sister without brother
We have no tomorrow
Without today
Speech is not possible
Without something to say
There are no wise ones
Without the fools
The nature of life
Is expressed in the dual
-Simpkins (Tao in Ten, 2002)
Yin-Yang. Feminim-maskulin. Bumi-langit. Baik-buruk. Hitam-putih. Takdir dari hidup, diekspresikan dengan pasangan. Seperti logo yin-yang, hitam putih yang berdempet, didalam hitam terhadap lingkaran kecil putih, didalam putih terdapat lingkaran kecil hitam. Keduanya memiliki esensi berbeda, namun keduanya berbagi esensi yang sama.
Begitu juga dalam keutuhan seorang manusia. Terdapat ketidaksadaran dan kesadaran. Seorang wanita memiliki ketidaksadaran pria (yang dinamakan animus), dan seorang pria memiliki ketidaksadaran wanita (yang dinamakan anima). Setiap orang yang memiliki kekurangan, pasti memiliki kelebihan lain. Setiap topeng pasti memiliki wajah asli (yang mungkin saja bertolak belakang).
Kesadaran akan adanya ketidaksadaran akan membawa kita kepada ’hidup’. Seperti pepatah mengatakan, ’kita tidak akan menghargai tawa, jika tidak ada tangis’, begitu pula diri manusia, tidaklah lengkap tanpa kesadaran akan adanya ’sisi lain’ yaitu ketidaksadaran manusia.
Ketidaksadaran ini bisa dibawa ke kesadaran dengan beberapa cara, misalnya menganalisa mimpi dan mencari arti melalui mitos.
They need each other
No black without white
No sister without brother
We have no tomorrow
Without today
Speech is not possible
Without something to say
There are no wise ones
Without the fools
The nature of life
Is expressed in the dual
-Simpkins (Tao in Ten, 2002)
Yin-Yang. Feminim-maskulin. Bumi-langit. Baik-buruk. Hitam-putih. Takdir dari hidup, diekspresikan dengan pasangan. Seperti logo yin-yang, hitam putih yang berdempet, didalam hitam terhadap lingkaran kecil putih, didalam putih terdapat lingkaran kecil hitam. Keduanya memiliki esensi berbeda, namun keduanya berbagi esensi yang sama.
Begitu juga dalam keutuhan seorang manusia. Terdapat ketidaksadaran dan kesadaran. Seorang wanita memiliki ketidaksadaran pria (yang dinamakan animus), dan seorang pria memiliki ketidaksadaran wanita (yang dinamakan anima). Setiap orang yang memiliki kekurangan, pasti memiliki kelebihan lain. Setiap topeng pasti memiliki wajah asli (yang mungkin saja bertolak belakang).
Kesadaran akan adanya ketidaksadaran akan membawa kita kepada ’hidup’. Seperti pepatah mengatakan, ’kita tidak akan menghargai tawa, jika tidak ada tangis’, begitu pula diri manusia, tidaklah lengkap tanpa kesadaran akan adanya ’sisi lain’ yaitu ketidaksadaran manusia.
Ketidaksadaran ini bisa dibawa ke kesadaran dengan beberapa cara, misalnya menganalisa mimpi dan mencari arti melalui mitos.
2010/05/19
Jodoh
Tidak ada seorangpun yang dapat mendeteksi secara dini siapakah jodoh yang akan mendampinginya selama hidup di dunia ini.
Jodoh, layaknya kematian adalah merupakan misteri yang menyelubungi jiwa kehidupan seseorang. Jodoh memang sepertinya mudah hanya cukup kita mengenali dengan baik seseorang yang kemudian berkhidmat satu sama lain menjalin silaturahim yang lebih erat dengan ikatan pernikahan. Tetapi sampai saat ini jodoh masih menjadi suatu misteri bagi diri saya saat ini.
Layaknya jalan cerita film misteri, alur cerita tidak mudah untuk ditebak kemanakah ujung pangkal akhir dari cerita tersebut. Penonton diajak berimajinasi liar sesuai dengan pengalaman yang telah didapatkannya. kalau film tersebut mudah untuk diterka jalan ceritanya, penggemar film misteri akan kecewa dan menilai film itu tidaklah berbobot, justru bagi penikmat film misteri semakin film tersebut sulit untuk ditebak jalan ceritanya akan semakin tertantang adrenalin para penikmat film misteri tersebut untuk menelusurinya, menikmatinya lebih lanjut, tetapi bagi orang yang awam dengan jenis seperti ini akan mudah bosan, bahkan pergi sebelum film itu berakhir.
Jodohpun ternyata memiliki penggemarnya masing-masing, ada yang sukan menikmatinya sebagai suatu misteri dan adapula yang bete dan tidak mau hidup dalam ketidakpastian dalam dunia misteri perjodohan, yang akhirnya ia akan selalu mencari-cari dimanakah jodoh yang sebenarnya untuk dia, lalu dimanakah posisi saya, sebagai penikmat jodoh sebagai misteri atau sbaliknya?
Jodoh sebagai suatu misteri adalah suatu yang tak ada daya bagi saya untuk berkeinginan mendapatkan jodoh sesuai apa yang idealnya bagi saya pribadi dan keluarga, tetapi saya memiliki usaha/upaya yang dapat mewujudkan keinginan saya terpenuhi dengan daya Yang maha Kuasa. kalau jodoh terlalu dinikmati sebagai suatu misteri saya enggan, tetapi sebagai penikmat cerita mudah ditebak juga saya bosan, jadi cukup kiranya diantara dua kenyataan tersebut yang tidak terlalu dominan diantaranya.
Cukuplah Allah yang maha tahu akan kemana ujung akhir cerita perjalanan jodoh ini, tetapi saya pun berhak untuk kiranya mendapatkan bocoran sedikit akan siapa yang menjadi jodoh saya, sehingga saya dapat menyempurnakan ikhtiar terbaik saya tentang jodoh yang saya inginkan yang kemudian saya tawakkaltu 'alallah.
Mudah-mudahan Allah memberikan jodoh yang terbaik bagi diri saya, amin.
Jodoh, layaknya kematian adalah merupakan misteri yang menyelubungi jiwa kehidupan seseorang. Jodoh memang sepertinya mudah hanya cukup kita mengenali dengan baik seseorang yang kemudian berkhidmat satu sama lain menjalin silaturahim yang lebih erat dengan ikatan pernikahan. Tetapi sampai saat ini jodoh masih menjadi suatu misteri bagi diri saya saat ini.
Layaknya jalan cerita film misteri, alur cerita tidak mudah untuk ditebak kemanakah ujung pangkal akhir dari cerita tersebut. Penonton diajak berimajinasi liar sesuai dengan pengalaman yang telah didapatkannya. kalau film tersebut mudah untuk diterka jalan ceritanya, penggemar film misteri akan kecewa dan menilai film itu tidaklah berbobot, justru bagi penikmat film misteri semakin film tersebut sulit untuk ditebak jalan ceritanya akan semakin tertantang adrenalin para penikmat film misteri tersebut untuk menelusurinya, menikmatinya lebih lanjut, tetapi bagi orang yang awam dengan jenis seperti ini akan mudah bosan, bahkan pergi sebelum film itu berakhir.
Jodohpun ternyata memiliki penggemarnya masing-masing, ada yang sukan menikmatinya sebagai suatu misteri dan adapula yang bete dan tidak mau hidup dalam ketidakpastian dalam dunia misteri perjodohan, yang akhirnya ia akan selalu mencari-cari dimanakah jodoh yang sebenarnya untuk dia, lalu dimanakah posisi saya, sebagai penikmat jodoh sebagai misteri atau sbaliknya?
Jodoh sebagai suatu misteri adalah suatu yang tak ada daya bagi saya untuk berkeinginan mendapatkan jodoh sesuai apa yang idealnya bagi saya pribadi dan keluarga, tetapi saya memiliki usaha/upaya yang dapat mewujudkan keinginan saya terpenuhi dengan daya Yang maha Kuasa. kalau jodoh terlalu dinikmati sebagai suatu misteri saya enggan, tetapi sebagai penikmat cerita mudah ditebak juga saya bosan, jadi cukup kiranya diantara dua kenyataan tersebut yang tidak terlalu dominan diantaranya.
Cukuplah Allah yang maha tahu akan kemana ujung akhir cerita perjalanan jodoh ini, tetapi saya pun berhak untuk kiranya mendapatkan bocoran sedikit akan siapa yang menjadi jodoh saya, sehingga saya dapat menyempurnakan ikhtiar terbaik saya tentang jodoh yang saya inginkan yang kemudian saya tawakkaltu 'alallah.
Mudah-mudahan Allah memberikan jodoh yang terbaik bagi diri saya, amin.
DOA MENGUBAH TAQDIR
"Tidak ada yang dapat menolak taqdir Allah Ta'ala selain DOA.
"Tidak ada yang dapat menambah umur seseorang selain PERBUATAN BAIK" (HR TARMIZI 2065)
Betapa luar biasa kedudukan DOA dalam ajaran Islam. Dengan DOA seseorang bisa berharap bahwa TAQDIR yang telah ALLAH SWT tentukan untuk dirinya berubah .. Hidup seseorang yang selama ini dirasakan hanya berisi kesengsaraan
dapat berakhir dan berubah...
ASAL....
Ia tidak berputus asa dari RAHMAT ALLAH SWT.. Ia mau bersungguh-sungguh meminta dan berdoa dengan TULUS Kepada ALLAH SWT Yang Maha Berkuasa "Katakanlah:
"Hai hamba-hambaku yang melampaui batas terhadap diri mereka
sendiri, janganlah kamu
berputus asa dari RAHMAT ALLAH.
Sesungguhnya ALLAH SWT mengampuni dosa-dosa semuanya.
Sesungguhnya DIA LAH YAng MAha Pengampun lagi Maha Penyayang
Dan Kembalilah kamu kepada TUHANMU
dan Berserah dirilah KEPADA-NYA
Sebelum datang AZAB kepadamu
Kemudian kamu TIDAK DAPAT DITOLONG LAGI"
(QS Az-Zumar 53-53)
Tiada tempat bersandar SELAIN kepada ALLAH SWT. Ketika seseorang bersandar kepada sesuatu kepada SELAIN ALLAH SWT termasuk bersandar kepada dirinya sendiri Maka pada saat itu pulalah ALLAH SWT akan mengabaikan dia (orang tersebut) dan membiarkannya berjalan mengikuti situasi dan kondisi yang tersedia.
"Dan Tuhanmu berfirman:
"Berdoalah Kepada KU, niscaya akan Kuperkenankan bagimu..
Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan Diri dari MenyembahKu
akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina " (QS Al-Mu'Mu'min 60)..
Diantara DOA yang baik sebagai bentuk HARAPAN agar ALLAH SWT mengubah TAQDIR
" Ya Allah , perbaikilah agamaku untukku
yang mana ia merupakan penjaga perkaraku..
" Ya Allah, Perbaikilah duniaku
yang didalamnya terdapat kehidupanku. .
"Ya Allah, Perbaikilah akhiratku untukku
yang di dalamnya terdapat tempat kembaliku..
"Ya Allah, Jadikanlah hidupku sebagai tambahan untukku dalam setiap kebaikan
Jadikanlah matiku sebagai istirahat untukku dari segala keburukan" (HR Muslim 4897)
Amiinnn...
"Tidak ada yang dapat menambah umur seseorang selain PERBUATAN BAIK" (HR TARMIZI 2065)
Betapa luar biasa kedudukan DOA dalam ajaran Islam. Dengan DOA seseorang bisa berharap bahwa TAQDIR yang telah ALLAH SWT tentukan untuk dirinya berubah .. Hidup seseorang yang selama ini dirasakan hanya berisi kesengsaraan
dapat berakhir dan berubah...
ASAL....
Ia tidak berputus asa dari RAHMAT ALLAH SWT.. Ia mau bersungguh-sungguh meminta dan berdoa dengan TULUS Kepada ALLAH SWT Yang Maha Berkuasa "Katakanlah:
"Hai hamba-hambaku yang melampaui batas terhadap diri mereka
sendiri, janganlah kamu
berputus asa dari RAHMAT ALLAH.
Sesungguhnya ALLAH SWT mengampuni dosa-dosa semuanya.
Sesungguhnya DIA LAH YAng MAha Pengampun lagi Maha Penyayang
Dan Kembalilah kamu kepada TUHANMU
dan Berserah dirilah KEPADA-NYA
Sebelum datang AZAB kepadamu
Kemudian kamu TIDAK DAPAT DITOLONG LAGI"
(QS Az-Zumar 53-53)
Tiada tempat bersandar SELAIN kepada ALLAH SWT. Ketika seseorang bersandar kepada sesuatu kepada SELAIN ALLAH SWT termasuk bersandar kepada dirinya sendiri Maka pada saat itu pulalah ALLAH SWT akan mengabaikan dia (orang tersebut) dan membiarkannya berjalan mengikuti situasi dan kondisi yang tersedia.
"Dan Tuhanmu berfirman:
"Berdoalah Kepada KU, niscaya akan Kuperkenankan bagimu..
Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan Diri dari MenyembahKu
akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina " (QS Al-Mu'Mu'min 60)..
Diantara DOA yang baik sebagai bentuk HARAPAN agar ALLAH SWT mengubah TAQDIR
" Ya Allah , perbaikilah agamaku untukku
yang mana ia merupakan penjaga perkaraku..
" Ya Allah, Perbaikilah duniaku
yang didalamnya terdapat kehidupanku. .
"Ya Allah, Perbaikilah akhiratku untukku
yang di dalamnya terdapat tempat kembaliku..
"Ya Allah, Jadikanlah hidupku sebagai tambahan untukku dalam setiap kebaikan
Jadikanlah matiku sebagai istirahat untukku dari segala keburukan" (HR Muslim 4897)
Amiinnn...
Persepsi Orangtua Menentukan Masa Depan Anak
oleh : Ariesandi S.,CHt
Deni kecil berlari-lari menolak makanan yang hendak disuapkan ke mulutnya. Mamanya mengejar di belakangnya sambil berteriak,"Deni ayo makan ini sudah malam lho. Kamu nanti lapar. Mama masih banyak kerjaan yang lain nih!" Dari nadanya bisa tergambar perasaan putus asa dan tak tahu harus berbuat apa. Perasaan jengkel, marah, letih dan tak berdaya tercermin dalam tindakan dan perkataan sang mama. Si Deni dengan acuhnya berlarian kesana kemari.
Tak lama kemudian datanglah Ferry, kakak Deni, yang sudah duduk di bangku SMP. Sambil melemparkan tasnya ke sofa ia menuju lemari es dan meneguk minuman yang ada di sana. Setelah itu ia melepas sepatu dan kaos kakinya dan membiarkannya tergeletak begitu saja di depan lemari es. Lalu menuju ke kamarnya dan berteriak, "Mbak ambilkan makan dong. Lapar nih!"
Jika anda yang menghadapi peristiwa di atas apa yang akan anda lakukan? Apakah anda akan langsung menghardik mereka? Atau apakah anda akan memukul mereka karena sudah tidak tahan lagi dengan tingkah lakunya? Ataukah anda akan langsung memanggilnya dan memarahi mereka? Atau mungkin anda akan bertanya dengan lembut pada mereka apa yang sebenarnya terjadi pada diri mereka dan kemudian membantu mereka mencari solusinya?
Tidak begitu penting apa tindakan anda. Yang paling penting di sini adalah mencari tahu apa penyebab utama anda melakukan tindakan tersebut. Tidak penting apakah anda marah atau menanyainya dengan lembut. Yang penting adalah pemikiran dibalik tindakan tersebut. Inilah yang mengontrol diri anda selama ini. Pemikiran inilah yang melatarbelakangi tindakan anda mendidik dan mengasuh anak-anak. Kita menyebutnya dengan persepsi.
Darimanakah persepsi timbul? Persepsi timbul dari serangkaian pemikiran-pemikiran yang mengkristal. Pemikiran ini timbul dari beragam pengalaman yang mengesankan. Semua pengalaman kita di masa kecil akan menjadi pijakan dasar. Dari sinilah kita kemudian mengembangkan pemikiran yang lebih kompleks.
Pengalaman bagaimanakah yang akan membentuk pemikiran? Semua pengalaman yang kita alami dalam kehidupan kita. Apa yang kita dengar, apa yang kita lihat dan apa yang kita alami di masa kecil akan mempengaruhi pemikiran kita. Pemikiran awal ini kemudian kita bawa dalam pergaulan remaja dan dewasa. Dan akhirnya menjadikan kita seperti sekarang ini.
Setelah kita mempunyai anak maka kita akan beroperasi dengan pemikiran yang sudah melekat dalam diri kita. Pemikiran inilah yang menjadi dasar setiap tindakan kita. Pemikiran ini menjadi persepsi.
Satu hal yang kebanyakan orang tidak sadari adalah persepsi ini bisa mengunci pemikiran kita. Persepsi ini menjadi koridor pemikiran kita. Ia memerangkap kita di dalamnya. Sebaik-baiknya kemampuan berpikir kita jika persepsi awalnya salah maka tidak akan menemui jawaban yang kita inginkan.
Ambil contoh seorang anak yang sedang disuapi makan berlarian kesana kemari. Jika persepsi awal kita mengatakan bahwa anak ini nakal, makannya rewel, tidak menghargai waktu saya dan berbagai persepsi awal negatif lainnya maka tindakan kita akan negatif juga. Marah misalnya. Atau mengatakan sesuatu yang nadanya jengkel, misal "Ayo cepat! Mama kan masih ada pekerjaan lain bukan urusi kamu saja!", anak merasa dirinya tidak penting, ia merasa dirinya tidak bisa memenuhi harapan orangtuanya, tetapi ia memang tidak ingin makan. Akhirnya anak mengalami konflik diri yang tidak kentara dan harga dirinya menjadi terkontaminasi. Atau "Kalau lari-lari seperti itu Mama tidak akan suapi kamu lagi!". Kenyataannya adalah besok ia disuapi lagi. Orangtua menjadi tidak konsisten di mata anak.
Tetapi jika persepsi awal kita adalah positif misalnya,"Saya harus membantunya mengerti mengapa ia perlu makan sekarang", atau "Ia adalah seorang anak yang perlu dimengerti" maka tindakan berikutnya bagi kita bisa sangat berbeda. Mungkin kita akan menanyainya dengan penuh perhatian mencari sebab mengapa ia berlarian ketika disuapi makan. Akibatnya adalah si anak merasa diperhatikan dan dimengerti. Ia bisa merasa diterima sehingga harga dirinya berkembang sehat.
Dari contoh tersebut jelaslah bahwa persepsi mengarahkan tindakan kita. Dan tindakan kita akhirnya memicu reaksi dari anak. Reaksi dari anak akan memicu pemikiran tertentu. Dan pemikiran ini akan membentuk persepsi anak tentang dirinya sendiri. Akhirnya konsep diri anak terbentuk. Bisakah anda melihat peranan anda sebagai orangtua sangat besar dalam membentuk konsep diri anak anda? Tahukah anda bahwa konsep diri inilah yang akan menentukan masa depannya kelak?
Orangtua, dalam tingkat tertentu yang signifikan, ikut menentukan masa depan dan nasib seorang anak melalui sikap dan tindakan mereka kepada anaknya. Sebagai orangtua kita sangat berkewajiban untuk mengembangkan kontrol diri dan kesadaran yang sangat tinggi melalui upaya pembelajaran terus menerus sehingga kita sanggup memberikan teladan dan contoh terbaik bagi anak-anak kita. Ibarat pohon dan buah, kita orangtua adalah akar yang menentukan kualitas buah seperti apa yang akan kita hasilkan. Jika sebagai akar kita tidak mampu menyerap nutrisi di sekitar kita dan tidak mampu menyalurkannya ke batang pohon maka buah di atas sana tidak akan berkembang dengan baik.
Sebagai orangtua kita perlu mengembangkan diri untuk memperbaiki diri dengan cara mengontrol persepsi kita dan menelitinya kembali asal mula persepsi itu terbentuk dalam diri kita demi masa depan anak-anak kita.
Deni kecil berlari-lari menolak makanan yang hendak disuapkan ke mulutnya. Mamanya mengejar di belakangnya sambil berteriak,"Deni ayo makan ini sudah malam lho. Kamu nanti lapar. Mama masih banyak kerjaan yang lain nih!" Dari nadanya bisa tergambar perasaan putus asa dan tak tahu harus berbuat apa. Perasaan jengkel, marah, letih dan tak berdaya tercermin dalam tindakan dan perkataan sang mama. Si Deni dengan acuhnya berlarian kesana kemari.
Tak lama kemudian datanglah Ferry, kakak Deni, yang sudah duduk di bangku SMP. Sambil melemparkan tasnya ke sofa ia menuju lemari es dan meneguk minuman yang ada di sana. Setelah itu ia melepas sepatu dan kaos kakinya dan membiarkannya tergeletak begitu saja di depan lemari es. Lalu menuju ke kamarnya dan berteriak, "Mbak ambilkan makan dong. Lapar nih!"
Jika anda yang menghadapi peristiwa di atas apa yang akan anda lakukan? Apakah anda akan langsung menghardik mereka? Atau apakah anda akan memukul mereka karena sudah tidak tahan lagi dengan tingkah lakunya? Ataukah anda akan langsung memanggilnya dan memarahi mereka? Atau mungkin anda akan bertanya dengan lembut pada mereka apa yang sebenarnya terjadi pada diri mereka dan kemudian membantu mereka mencari solusinya?
Tidak begitu penting apa tindakan anda. Yang paling penting di sini adalah mencari tahu apa penyebab utama anda melakukan tindakan tersebut. Tidak penting apakah anda marah atau menanyainya dengan lembut. Yang penting adalah pemikiran dibalik tindakan tersebut. Inilah yang mengontrol diri anda selama ini. Pemikiran inilah yang melatarbelakangi tindakan anda mendidik dan mengasuh anak-anak. Kita menyebutnya dengan persepsi.
Darimanakah persepsi timbul? Persepsi timbul dari serangkaian pemikiran-pemikiran yang mengkristal. Pemikiran ini timbul dari beragam pengalaman yang mengesankan. Semua pengalaman kita di masa kecil akan menjadi pijakan dasar. Dari sinilah kita kemudian mengembangkan pemikiran yang lebih kompleks.
Pengalaman bagaimanakah yang akan membentuk pemikiran? Semua pengalaman yang kita alami dalam kehidupan kita. Apa yang kita dengar, apa yang kita lihat dan apa yang kita alami di masa kecil akan mempengaruhi pemikiran kita. Pemikiran awal ini kemudian kita bawa dalam pergaulan remaja dan dewasa. Dan akhirnya menjadikan kita seperti sekarang ini.
Setelah kita mempunyai anak maka kita akan beroperasi dengan pemikiran yang sudah melekat dalam diri kita. Pemikiran inilah yang menjadi dasar setiap tindakan kita. Pemikiran ini menjadi persepsi.
Satu hal yang kebanyakan orang tidak sadari adalah persepsi ini bisa mengunci pemikiran kita. Persepsi ini menjadi koridor pemikiran kita. Ia memerangkap kita di dalamnya. Sebaik-baiknya kemampuan berpikir kita jika persepsi awalnya salah maka tidak akan menemui jawaban yang kita inginkan.
Ambil contoh seorang anak yang sedang disuapi makan berlarian kesana kemari. Jika persepsi awal kita mengatakan bahwa anak ini nakal, makannya rewel, tidak menghargai waktu saya dan berbagai persepsi awal negatif lainnya maka tindakan kita akan negatif juga. Marah misalnya. Atau mengatakan sesuatu yang nadanya jengkel, misal "Ayo cepat! Mama kan masih ada pekerjaan lain bukan urusi kamu saja!", anak merasa dirinya tidak penting, ia merasa dirinya tidak bisa memenuhi harapan orangtuanya, tetapi ia memang tidak ingin makan. Akhirnya anak mengalami konflik diri yang tidak kentara dan harga dirinya menjadi terkontaminasi. Atau "Kalau lari-lari seperti itu Mama tidak akan suapi kamu lagi!". Kenyataannya adalah besok ia disuapi lagi. Orangtua menjadi tidak konsisten di mata anak.
Tetapi jika persepsi awal kita adalah positif misalnya,"Saya harus membantunya mengerti mengapa ia perlu makan sekarang", atau "Ia adalah seorang anak yang perlu dimengerti" maka tindakan berikutnya bagi kita bisa sangat berbeda. Mungkin kita akan menanyainya dengan penuh perhatian mencari sebab mengapa ia berlarian ketika disuapi makan. Akibatnya adalah si anak merasa diperhatikan dan dimengerti. Ia bisa merasa diterima sehingga harga dirinya berkembang sehat.
Dari contoh tersebut jelaslah bahwa persepsi mengarahkan tindakan kita. Dan tindakan kita akhirnya memicu reaksi dari anak. Reaksi dari anak akan memicu pemikiran tertentu. Dan pemikiran ini akan membentuk persepsi anak tentang dirinya sendiri. Akhirnya konsep diri anak terbentuk. Bisakah anda melihat peranan anda sebagai orangtua sangat besar dalam membentuk konsep diri anak anda? Tahukah anda bahwa konsep diri inilah yang akan menentukan masa depannya kelak?
Orangtua, dalam tingkat tertentu yang signifikan, ikut menentukan masa depan dan nasib seorang anak melalui sikap dan tindakan mereka kepada anaknya. Sebagai orangtua kita sangat berkewajiban untuk mengembangkan kontrol diri dan kesadaran yang sangat tinggi melalui upaya pembelajaran terus menerus sehingga kita sanggup memberikan teladan dan contoh terbaik bagi anak-anak kita. Ibarat pohon dan buah, kita orangtua adalah akar yang menentukan kualitas buah seperti apa yang akan kita hasilkan. Jika sebagai akar kita tidak mampu menyerap nutrisi di sekitar kita dan tidak mampu menyalurkannya ke batang pohon maka buah di atas sana tidak akan berkembang dengan baik.
Sebagai orangtua kita perlu mengembangkan diri untuk memperbaiki diri dengan cara mengontrol persepsi kita dan menelitinya kembali asal mula persepsi itu terbentuk dalam diri kita demi masa depan anak-anak kita.
Spritual Reflection
Yang pertama :
Tentang cerita seorang peneliti yang datang ke kota yang paling maju di India.
Di sana masih ada tradisi pembakaran pengantin wanita yang tidak bisa membayar mas kawin. Setiap hari pasti terjadi hal seperti itu. Dan di sana sudah dianggap hal yang biasa.
Kalau di papan-papan kecelakaan lalu lintas di India, tertulis jumlah korban kecelakaan yang terjadi di jalan-jalan yang berbahaya, tapi jumlah pembakaran wanita tidak pernah diberitakan.
Peneliti tersebut menayangkan hasil rekamannya di acara oprah tersebut..dan memang benar-benar mengerikan.
Biasanya kalau keluarga pihak pria mengalami kebangkrutan, atau pihak keluarga wanita kurang/tidak bisa melunasi mas kawinnya, maka si istri akan dibakar hidup-hidup di dalam rumahnya. Ada yang meninggal, tapi ada juga yang selamat (berhasil menyelamatkan diri) ... tapi keadaannya sangat menderita...
Mereka yang selamat, datang ke rumah sakit... dan tidak pernah memberikan alasan yang sebenarnya.. . karena kalau mereka berani bicara, maka mereka / keluarganya akan dibunuh. Karena itu, alasan yang mereka berikan, pasti kecelakaan di dapur... kompor meledak, dan sebagainya.. tidak pernah mereka bisa berterus terang.. mereka takut.
Dan yang memperburuk keadaan, suami-suami mereka berkumpul di depan pintu rumah sakit (yang ditutup untuk menghalangi mereka), memaksa masuk, hanya untuk mengancam istri-istri mereka. (note: ruangan untuk istri-istri mereka ini adalah ruangan khusus, karena mereka semua yang dirawat adalah korban yang dibakar, sehingga bau menyengat selalu memenuhi ruangan.. )
Sewaktu di India, si peneliti ditemani oleh seorang wanita India yang berkerja di bagian organisasi wanita yang menangani masalah-masalah seperti ini. Dia mengatakan, alasan-alasan wanita ini dibakar, kadang bukan hanya karena mas kawin saja, tapi ada juga karena hal sepele. Misalnya sewaktu suami pulang, masakan belum siap, maka si suami akan menuang bensin ke istrinya dan membakarnya. . Pernah ada suami yang marah dan membakar istrinya, anak perempuannya yang masih kecil ikut terbakar karena berusaha menyelamatkan ibunya. Keduanya selamat, tapi cacat.. dan si anak trauma dengan kejadian itu.
Karena tradisi inilah, maka banyak sekali bayi-bayi perempuan di india yang digugurkan, karena keluarga hanya menganggapnya sebagai beban jika ia dewasa.
Kejadian terakhir yang bisa memberikan sedikit harapan, adalah pernikahan seorang gadis yang ayahnya telah menabung 10 tahun demi mempersiapkan mas kawin untuknya. Tapi pada hari pernikahan, tetap saja mas kawinnya kurang, dan keluarga pria menghina ayahnya dan meludahi ayahnya.. Sang gadis langsung melaporkan kejadian ini ke polisi, dan keluarga pria ditahan.
Sejak saat ini, barulah ada yang mulai berani mengikuti jejaknya. Karena sebenarnya, jika mereka berani melaporkan ke pihak berwajib, pasti keluarga pria akan ditindak. Jika kita melihat ke sel tahanan di sana, kita akan melihat, dalam satu sel, ada yang berisi satu keluarga... Cuma karena mereka takut dengan ancaman, sedikit sekali yang berani melaporkan..
Pada akhir acara oprah, si peneliti mengatakan, berita dukanya, saat ini, seluruh korban di rumah sakit yang tadi ditayangkan, tidak dapat diselamatkan. . kondisi mereka terlalu parah..
Yang kedua :
Acara tentang seorang dokter yang telah mendedikasikan kehidupannya untuk para wanita di ethiopia yang menderita fistula.
Di ethiopia , terdapat para keluarga yg tinggal jauh dari jalan besar... mereka tinggal dipinggiran.
Ada tradisi di sana dimana anak perempuan yang baru berumur 8-9 tahun sudah dinikahkan dan tinggal bersama keluarga anak lelaki. Pada saat si anak perempuan sudah mendapat mensturasi, barulah si anak akan 'bersetubuh' . Maka itu pada usia yang sangat muda, mereka sudah mengandung.
Sayangnya proses kelahirannya tidak dibantu apa-apa ... bahkan tidak ada bidan di sana.
Ada yang melahirkan prosesnya berhari-hari .... bahkan sampai 6 hari ... akhirnya bayinya meninggal karena terlalu lama.... dan keluar (karena badan bayi sudah mengecil)...
Karena proses melahirkan yang sulit dipicu oleh kondisi jasmani ibu muda yang belum cukup umur tersebut, seringkali proses mengejan akhirnya merusak saluran kemih dan saluran BAB sang ibu. Akibatnya, pasca melahirkan, si ibu tidak dapat mengontrol saat buang air kecil dan air besar. Ia dapat buang air kecil dan air besar setiap saat tanpa disadari dan menetes terus dr saluran yang rusak tersebut. Belum lagi luka akibat melahirkan yang tidak diobati sampai akhirnya bernanah dan berbau.
Tidak tahan dengan bau tersebut, maka suami akan mengusir istrinya ke rumah orang tuanya. Orang tua si istri dengan tangan terbuka menerima anaknya kembali dan membuatkan gubuk kecil di depan/belakang rumah mereka, agar si anak bisa tinggal di sana sampai sembuh...(karena bau sang anak tidak memungkinkan untuk tetap tinggal bersama orangtua). Sayangnya mereka tidak pernah sembuh dan selamanya hidup terasing... sampai si dokter wanita ini muncul di sana...
Awalnya dokter ini datang hanya untuk kunjungan, tetapi setelah melihat keadaan di sana, dia memutuskan untuk tetap di sana dan akhirnya mendirikan rumah sakit khusus untuk para penderita fistula ini. Dia merawat dengan kasih sayang dan memberikan kembali rasa percaya diri para wanita ini. Dia melakukan operasi untuk menyembuhkan para wanita ini... tanpa dikenakan biaya sepeser pun. Para wanita ini datang pun dengan pengorbanan yang luar biasa... ada dari mereka yg berjalan bermil-mil.. .. ada yang menjual ternaknya... ada yang menjual harta bendanya.. demi mereka bisa sampai di rumah sakit.
Kadang setelah mereka punya ongkos untuk naik kendaraan, tapi di kendaraan itu mereka diminta turun, karena mereka bau... dan tidak bisa menahan untuk buang air.. sehingga akhirnya mereka terpaksa berjalan..
Di rumah sakit yang didirikan bersama suaminya, sang Dokter selain melakukan operasi untuk fistula tersebut, dia juga memberikan kehidupan baru bagi mereka.
Setelah selesai operasi dan penyembuhan, para wanita ini akan pulang dengan pakaian baru dan tentu saja harapan akan kehidupan baru.
Tentang cerita seorang peneliti yang datang ke kota yang paling maju di India.
Di sana masih ada tradisi pembakaran pengantin wanita yang tidak bisa membayar mas kawin. Setiap hari pasti terjadi hal seperti itu. Dan di sana sudah dianggap hal yang biasa.
Kalau di papan-papan kecelakaan lalu lintas di India, tertulis jumlah korban kecelakaan yang terjadi di jalan-jalan yang berbahaya, tapi jumlah pembakaran wanita tidak pernah diberitakan.
Peneliti tersebut menayangkan hasil rekamannya di acara oprah tersebut..dan memang benar-benar mengerikan.
Biasanya kalau keluarga pihak pria mengalami kebangkrutan, atau pihak keluarga wanita kurang/tidak bisa melunasi mas kawinnya, maka si istri akan dibakar hidup-hidup di dalam rumahnya. Ada yang meninggal, tapi ada juga yang selamat (berhasil menyelamatkan diri) ... tapi keadaannya sangat menderita...
Mereka yang selamat, datang ke rumah sakit... dan tidak pernah memberikan alasan yang sebenarnya.. . karena kalau mereka berani bicara, maka mereka / keluarganya akan dibunuh. Karena itu, alasan yang mereka berikan, pasti kecelakaan di dapur... kompor meledak, dan sebagainya.. tidak pernah mereka bisa berterus terang.. mereka takut.
Dan yang memperburuk keadaan, suami-suami mereka berkumpul di depan pintu rumah sakit (yang ditutup untuk menghalangi mereka), memaksa masuk, hanya untuk mengancam istri-istri mereka. (note: ruangan untuk istri-istri mereka ini adalah ruangan khusus, karena mereka semua yang dirawat adalah korban yang dibakar, sehingga bau menyengat selalu memenuhi ruangan.. )
Sewaktu di India, si peneliti ditemani oleh seorang wanita India yang berkerja di bagian organisasi wanita yang menangani masalah-masalah seperti ini. Dia mengatakan, alasan-alasan wanita ini dibakar, kadang bukan hanya karena mas kawin saja, tapi ada juga karena hal sepele. Misalnya sewaktu suami pulang, masakan belum siap, maka si suami akan menuang bensin ke istrinya dan membakarnya. . Pernah ada suami yang marah dan membakar istrinya, anak perempuannya yang masih kecil ikut terbakar karena berusaha menyelamatkan ibunya. Keduanya selamat, tapi cacat.. dan si anak trauma dengan kejadian itu.
Karena tradisi inilah, maka banyak sekali bayi-bayi perempuan di india yang digugurkan, karena keluarga hanya menganggapnya sebagai beban jika ia dewasa.
Kejadian terakhir yang bisa memberikan sedikit harapan, adalah pernikahan seorang gadis yang ayahnya telah menabung 10 tahun demi mempersiapkan mas kawin untuknya. Tapi pada hari pernikahan, tetap saja mas kawinnya kurang, dan keluarga pria menghina ayahnya dan meludahi ayahnya.. Sang gadis langsung melaporkan kejadian ini ke polisi, dan keluarga pria ditahan.
Sejak saat ini, barulah ada yang mulai berani mengikuti jejaknya. Karena sebenarnya, jika mereka berani melaporkan ke pihak berwajib, pasti keluarga pria akan ditindak. Jika kita melihat ke sel tahanan di sana, kita akan melihat, dalam satu sel, ada yang berisi satu keluarga... Cuma karena mereka takut dengan ancaman, sedikit sekali yang berani melaporkan..
Pada akhir acara oprah, si peneliti mengatakan, berita dukanya, saat ini, seluruh korban di rumah sakit yang tadi ditayangkan, tidak dapat diselamatkan. . kondisi mereka terlalu parah..
Yang kedua :
Acara tentang seorang dokter yang telah mendedikasikan kehidupannya untuk para wanita di ethiopia yang menderita fistula.
Di ethiopia , terdapat para keluarga yg tinggal jauh dari jalan besar... mereka tinggal dipinggiran.
Ada tradisi di sana dimana anak perempuan yang baru berumur 8-9 tahun sudah dinikahkan dan tinggal bersama keluarga anak lelaki. Pada saat si anak perempuan sudah mendapat mensturasi, barulah si anak akan 'bersetubuh' . Maka itu pada usia yang sangat muda, mereka sudah mengandung.
Sayangnya proses kelahirannya tidak dibantu apa-apa ... bahkan tidak ada bidan di sana.
Ada yang melahirkan prosesnya berhari-hari .... bahkan sampai 6 hari ... akhirnya bayinya meninggal karena terlalu lama.... dan keluar (karena badan bayi sudah mengecil)...
Karena proses melahirkan yang sulit dipicu oleh kondisi jasmani ibu muda yang belum cukup umur tersebut, seringkali proses mengejan akhirnya merusak saluran kemih dan saluran BAB sang ibu. Akibatnya, pasca melahirkan, si ibu tidak dapat mengontrol saat buang air kecil dan air besar. Ia dapat buang air kecil dan air besar setiap saat tanpa disadari dan menetes terus dr saluran yang rusak tersebut. Belum lagi luka akibat melahirkan yang tidak diobati sampai akhirnya bernanah dan berbau.
Tidak tahan dengan bau tersebut, maka suami akan mengusir istrinya ke rumah orang tuanya. Orang tua si istri dengan tangan terbuka menerima anaknya kembali dan membuatkan gubuk kecil di depan/belakang rumah mereka, agar si anak bisa tinggal di sana sampai sembuh...(karena bau sang anak tidak memungkinkan untuk tetap tinggal bersama orangtua). Sayangnya mereka tidak pernah sembuh dan selamanya hidup terasing... sampai si dokter wanita ini muncul di sana...
Awalnya dokter ini datang hanya untuk kunjungan, tetapi setelah melihat keadaan di sana, dia memutuskan untuk tetap di sana dan akhirnya mendirikan rumah sakit khusus untuk para penderita fistula ini. Dia merawat dengan kasih sayang dan memberikan kembali rasa percaya diri para wanita ini. Dia melakukan operasi untuk menyembuhkan para wanita ini... tanpa dikenakan biaya sepeser pun. Para wanita ini datang pun dengan pengorbanan yang luar biasa... ada dari mereka yg berjalan bermil-mil.. .. ada yang menjual ternaknya... ada yang menjual harta bendanya.. demi mereka bisa sampai di rumah sakit.
Kadang setelah mereka punya ongkos untuk naik kendaraan, tapi di kendaraan itu mereka diminta turun, karena mereka bau... dan tidak bisa menahan untuk buang air.. sehingga akhirnya mereka terpaksa berjalan..
Di rumah sakit yang didirikan bersama suaminya, sang Dokter selain melakukan operasi untuk fistula tersebut, dia juga memberikan kehidupan baru bagi mereka.
Setelah selesai operasi dan penyembuhan, para wanita ini akan pulang dengan pakaian baru dan tentu saja harapan akan kehidupan baru.
Pemuda Jujur
Suatu sore seorang pemuda datang ke sebuah restoran yang menjual ayam goreng dan membelu 4 potong ayam. Ia membawa ayam gorengnya ke taman untuk dinikmati bersama kekasihnya dibawah sinar rembulan yang romantis.
Dan ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam goreng yang didapatnya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 900ribu.
Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itu dan meminta ayam goreng sebagai gantinya.
Pemilik restoran meraga kagum atas kejujuran si pemuda dan menanyakan namanya dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda ini. Ia akan menjadi pahlawan sebuah contoh kejujuran dan moral yang akan mengilhami yang lain.
Namun pemuda yang sedang lapar itu menolaknya " Kekasihku sedang menunggu, aku hanya ingin ayam goreng"
Pemilik restoran semakin kagum atas sikap si pemuda yang begitu rendah hati, ia memohon agar diijikan menceritakan kejadian itu kepada wartawan. Pada saat itulah si pemuda menjadi marah dan meminta ayam gorengnya.
Aku tidak mengerti kata pemilik restoran. Anda adalah satu satunya pemuda jujur di tengah dunia yang tidak jujur. Ini merupakan suatu kesempatan yang baik untuk mengatakan kepada dunia bahwa masih ada orang orang jujur yang mau bertindak benar. Saya mohon beritahu nama anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia istrimu ???
Itulah masalahnya kata si pemuda "Istriku ada dirumah. Wanita di dalam mobil itu adalah kekasih gelapku. Sekarang berikan ayam gorengku agar aku dapat pergi dari sini"
Saudaraku mudah untuk terlihat baik di depan orang orang yang tidak mengenal kita . Banyak diantara kita yang melakukan perbuatan baik disana sini, pergi ke tempat ibadah, berkata salam yang indah " Alhamdulillah, Haleluya, Puji Tuhan, Namo Budhaya dsb dan semua orang mengira kita adalah sosok ideal, yang sebenarnya tidak demikian.
Yang terpenting adalah apa yang ada didalam hati kita. Tidaklah penting berapa banyak hal yang kita perbuat atau apa yang orang lain tau tentang kita. Jangan lakukan sesuatu supaya orang lain menyukai kita atau supaya orang lain kagum pada kita.
Mari kita lakukan sesuatu untuk diri kita sendiri dahulu yang akan menjadikan diri kita menjadi pribadi yang lebih baik. Karena pada dasarnya kita sebagai manusia tidak ada yang sempurna....
Dan ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam goreng yang didapatnya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 900ribu.
Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itu dan meminta ayam goreng sebagai gantinya.
Pemilik restoran meraga kagum atas kejujuran si pemuda dan menanyakan namanya dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda ini. Ia akan menjadi pahlawan sebuah contoh kejujuran dan moral yang akan mengilhami yang lain.
Namun pemuda yang sedang lapar itu menolaknya " Kekasihku sedang menunggu, aku hanya ingin ayam goreng"
Pemilik restoran semakin kagum atas sikap si pemuda yang begitu rendah hati, ia memohon agar diijikan menceritakan kejadian itu kepada wartawan. Pada saat itulah si pemuda menjadi marah dan meminta ayam gorengnya.
Aku tidak mengerti kata pemilik restoran. Anda adalah satu satunya pemuda jujur di tengah dunia yang tidak jujur. Ini merupakan suatu kesempatan yang baik untuk mengatakan kepada dunia bahwa masih ada orang orang jujur yang mau bertindak benar. Saya mohon beritahu nama anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia istrimu ???
Itulah masalahnya kata si pemuda "Istriku ada dirumah. Wanita di dalam mobil itu adalah kekasih gelapku. Sekarang berikan ayam gorengku agar aku dapat pergi dari sini"
Saudaraku mudah untuk terlihat baik di depan orang orang yang tidak mengenal kita . Banyak diantara kita yang melakukan perbuatan baik disana sini, pergi ke tempat ibadah, berkata salam yang indah " Alhamdulillah, Haleluya, Puji Tuhan, Namo Budhaya dsb dan semua orang mengira kita adalah sosok ideal, yang sebenarnya tidak demikian.
Yang terpenting adalah apa yang ada didalam hati kita. Tidaklah penting berapa banyak hal yang kita perbuat atau apa yang orang lain tau tentang kita. Jangan lakukan sesuatu supaya orang lain menyukai kita atau supaya orang lain kagum pada kita.
Mari kita lakukan sesuatu untuk diri kita sendiri dahulu yang akan menjadikan diri kita menjadi pribadi yang lebih baik. Karena pada dasarnya kita sebagai manusia tidak ada yang sempurna....
Langganan:
Postingan (Atom)